Matahari, Sumber Energi

10 March 2016 0 Comments

image

Kenji sedang belajar tentang manfaat matahari bagi bumi. Apa manfaatnya? Untuk mengeringkan baju. Lalu untuk apa lagi? Untuk mengeringkan ikan asin. Lalu? Untuk mengeringkan….

Lalu saya ajak Kenji melihat foto Abang dan Kakak waktu kecil, ketika mereka masih tinggal di Jepang. Ada foto mereka di dekat salju. Mengapa ada tempat dingin dan bersalju?

Bumi kita ini sedikit miring pada posisinya terhadap matahari, dengan kemiringan 23,5 derajat. Pada waktu tertentu (Oktober-Februari) bumi bagian utara berposisi condong menjauh dari matahari, sehingga cahaya matahari yang sampai ke bagian itu lebih sedikit. Karena itu cuaca di bagian utara lebih dingin. Sebaliknya pada bulan April sampai Juli, bumi bagian selatan yang akan kekurangan cahaya.

Jadi, manfaat utama matahari yang jarang kita rasakan sebagai manusia tropis adalah bahwa matahari menghangatkan permukaan bumi. Bila intensitas cahaya matahari berkurang dari yang kita nikmati sekarang, permukaan bumi ini akan membeku. Bila intensitasnya bertambah, permukaan bumi akan mendidih.

Lalu apa lagi? Untuk menghasilkan vitamin D. Apakah sinar matahari membawa vitamin D? Tidak. Sinar matahari membawa energi. Saat mengenai kulit, khususnya sinar ultraviolet matahari akan menyediakan energi yang cukup bagi prohormon di kulit kita untuk melakukan reaksi kimia, yang menghasilkan vitamin D. Ingat, vitamin D hanya bisa diperoleh dengan cara ini, bukan melalui makanan.

Dengan cara yang mirip, matahari memicu reaksi kimia pada tumbuhan dan makhluk hidup lain untuk menghasilkan berbagai bahan kimia serta energi yang mereka perlukan untuk hidup. Proses ini disebut fotosintesis.

Tumbuhan dan bakteri sungguh cerdas dalam memanfaatkan sinar matahari. Mereka punya antena penangkap cahaya yang biasa disebut light harvesting complex (LHC). LHC ini memiliki struktur yang membuat tumbuhan dan bakteri mampu menangkap cahaya. Ada struktur yang dinamis, bisa mengatur arahnya sesuai arah sinar datang, sehingga bisa mengumpulkan sinar. Bahkan mereka juga punya semacam baterai untuk menyimpan energi cahaya yang ditangkap itu.

Energi matahari juga bisa kita tangkap untuk menghasilkan listrik. Alat penangkapnya disebut sel surya. Ia terdiri dari photovoltaic cell yang terbuat dari semikonduktor. Di jalan-jalan kita bisa temukan lampu-lampu tang memakai sel surya sebagai sumber listriknya.

Jadi matahari menyediakan energi panas, dan energi cahaya yang sangat bermanfaat bagi bumi. Tanpa sinar matahari yang cukup tidak akan ada kehidupan di bumi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *