Silang Logika Kristenisasi

16 March 2016 2 Comments

+ Bang, di dekat situ mau didirikan gereja.
– Oh ya. Lalu kenapa?
+ Ah Abang ni, macam tak peduli.
– Lalu, aku mesti bagaimana?
+ Bergerak lah, Bang. Ini harus kita hentikan.
– Kenapa harus?
+ Ah, Abang lagi. Pura-pura tak tahu pula.
– Memang saya tak tahu dan tak paham. Kenapa orang mau bangun gereja kita harus hentikan?
+ Gereja itu, Bang. Pusat kristenisasi.
– Maksudnya?
+ Kalau sudah ada gereja, dalam sekejap daerah sekitar akan dikristenkan.
– Betulkah?
+ Betul, Bang.
– Di mana contohnya?
+ Banyaklah, Bang.
– Di mana?
+ Eeee, Abang cari tahu lah. Abang kan lebih pintar dari saya.
– Kau nampak takut benar dengan kristenisasi?
+ Iya takut lah, Bang. Memang Abang tak takut?
– Tak. Tak takut. Dulu di Jepang, aku sering didatangi misionaris.
+ Lalu?
– Aku ajak mereka masuk, aku hidangkan kopi.
+ Ih, Abang ni……….
– Benar itu. Aku terima mereka dengan ramah. Kau lihat, sampai sekarang aku tak masuk Kristen pun.
+ Iya lah. Abang kan iman kuat. Tak semua orang bisa begitu.
– Bukankah semua orang harus kuat iman?
+ Betul, Bang. Tapi kenyataannya tak semua begitu.
– Kalau begitu, umat Islam berdakwalah, supaya iman saudaranya kuat.
+ Iya, betul, Bang.
– Jadi, bukan menghalangi orang mau bangun gereja.
+ Ih, Abang ni………………………………
+ Tapi benar, Bang. Berbahaya itu Kristenisasi.
– Bahayanya?
+ Sudah banyak orang yang murtad.
– Kenapa mereka murtad?
+ Banyak sebab lah. Ada yang mau murtad hanya karena menerima sembako, Bang.
– Berarti imannya lemah, murah.
+ Memang benarlah.
– Jadi, orang macam itu mau dipertahankan? Mereka sendiri tak hendak mempertahankan iman. Aku lebih suka kalau orang macam itu tak berada dalam Islam. Biarlah mereka menjadi umat lain. Biar jadi beban di sana, jangan jadi beban di sini.
+ ………………………………..

+Tapi Bang,………
– Apa lagi?
+ Orang Kristen itu melanggar hukum.
– Hukum apa?
+ Ada SKB 3 menteri yang melarang orang berdakwah terhadap orang yang sudah beragama.
– Orang Islam juga berdakwh terjadap umat lain, bukan?
+ Emmmmm,………. ada juga sih, Bang.
– Jadi, sama saja. Semua agama melanggar hukum.

2 thoughts on “Silang Logika Kristenisasi”

  1. Hahaha analogi logika diatas simple tetapi sangat masuk di akal….

    Saya seorang nasrani mas,,, tersenyum-senyum sendiri membacanya….
    Menurut saya, selama ini saya melihat bahwa sahabat dan teman-teman yang muslim dalam melakukan ibadahnya lebih kuat dari kami orang nasrani…. misalnya dalam sehari sembayang 5 waktu atau mungkin lebih, masjid/musholla banyak terdapat di kompleks atau kantor, dan menjadi kaum masyoritas di bangsa ini…..

    agak miris melihat berita beberapa hari lalu,, ormas mendemo untuk menolak pendirian gereja katolik dengan alasan bahwa tidak ada izin, namun pemerintah daerah setempat pendirian gereja tersebut sudah memenuhi syarat….. ternyata alasan sebenarnya adalah isu kristenisasi,,,, seperti yang saya ketahui untuk masuk katolik tidak mudah karena harus melalui beberapa tahap (kalah-kalah masuk Universitas)……

    Semoga tulisan mengenai silang logika kristenisasi ini dapat dibaca semua orang..

    1. Dulu orang tua kami menyekolahkan anaknya disekolah katolik tapi kami tidak menjadi kristen, dulu dilingkungan kami tinggal islam, kristen, hindu, budha hidup rukun, saling menghormati, saling mengunjungi dihari raya masing, tapi sekarang rasanya dengan teman yg muslimpun kami tidak saling sepaham kalau saya memberi dukungan atau lain terhadap saudara sebangsa yg tidak ada hubungan dengan masalah agamapun mereka saudara muslim kami tidak senang dan mengkritik kami

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *