Fuzoku, Pelacuran Jepang

DSC_0200

Setiap kota besar di Jepang punya kawasan kedai minum yang bercampur dengan kawasan tempat berbagai jenis bisnis seks. Bisnis ini disebut “Fuzoku Gyokai”. Di Tokyo ada Kabukicho, di Sendai ada Kokubuncho, di Hiroshima Nagaregawa, Kumamoto Chuogai, dan sebagainya. Berbagai jenis jasa disediakan. Yang paling ringan adalah jasa penyewaan video porno. Di situ tamu disediakan kamar berukuran kecil tempat ia menonton video.

Ada pula jasa tekoki, yaitu jasa masturbasi pakai tangan. Penyedia jasa ini memberikan layanan berupa perempuan yang mengizinkan sekitar payudaranya diraba, lalu setelah beberapa menit ia akan melakukan masturbasi kepada tamu.

Jasa lain adalah soprando. Ini adalah tempat berendam di mana tamu dimandikan, dan diberi sentuhan seks oleh pelayannya. Ada lagi yang disebut fashon herusu (fashion health) yang nyaris tidak ada hubungannya denga fashion maupun kesehatan. Pada layanan ini cewek berpakaian tertentu, misalnya pelaut atau perawat, memberikan layanan seks kepada pelanggan.

Jasa matto herusu adalah jasa layanan di mana perempuan akan melumuri pelanggan dengan lotion lalu dia akan menggesekkan tubuhnya ke tubuh pelanggan.

Ada banyak lagi jenis layanannya. Pada dasarnya pelacuran dalam arti senggama (di Jepang disebut menu utama atau honban) terlarang menurut hukum Jepang. Karena itu setiap homepage penyedia jasa ini memberi peringatan bahwa mereka tidak menyediakan layanan honban. Tapi faktanya, menurut bisik-bisik, mereka memberikan layanan itu.

Di tempat-tempat itu, sepanjang jalan, kedai-kedai fozoku bisa dikenali dari papan nama yang dipajang di depan. Tapi itu saja tak cukup. Mereka mempekerjakan tenaga kyakubiki, orang yang berdiri di jalan, menawarkan jasa kepada orang yang lalu lalang. Mereka menawarkan secara lisan, atau dengan membagikan kartu kecil bergambar perempuan setengah telanjang. Zaman dulu gambar-gambar seperti itu banyak ditempel di telepon umum. Tapi kini telepon umum nyaris tak berfungsi lagi, jadi lebih banyak dibagikan di jalan.

Kedai-kedai itu juga punya homepage, lengkap dengan katalog perempuan yang melayani serta jenis-jenis layanan yang mereka sediakan, berikut harganya. Ada juga layanan kiriman, di mana perempuan yang melayani akan mengunjungi hotel di mana pemesan menginap. Berapa harganya? Untuk layanan ringan seperti tegoki (hand job) berkisar antara 3000-5000 yen. Layanan di atas itu bisa antara 10 ribu-20 ribu yen.

One thought on “Fuzoku, Pelacuran Jepang

  1. Texas Dewa Poker

    Kalau membuat catatan gak perlu berat amat dan buat seperti ngobrol aja.Asalkan komentarnya
    nyambung dan berkualitas sehingga yang punya web senang.Sebaiknya menulis ulasan yang tidak bagus supaya
    pemilik blog dapat masuk serta mau berbagi dengan pengarang yang berlainan. Bagaimanapun blogger
    layak bahagia andai ada yang akan menulis ulasan di website yang dipost.
    Lantaran blog dikarang seharusnya diberikan komentar bagi blogger
    berlainan.Karena catatan dari blogger lain jua berguna bagi pengarang blog untuk lebih berkembang dan bisa membereskan kelengahan atas website
    yang ditulis waktu ini. Isi komentar yang akan ditulis blogger lain terserah kepada pengarang lain itu sendiri sebab penulis membuat blog
    dasarnya akan dikomentari. Meskipun blog nofollow, namun pengkritik
    tetap terima traffik serta pengomentar serta pemilik web sama-sama untung.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *